opec
Dina Atrasina
(113105003)
A. Latar belakang
Arab Saudi dan iran merupakan dua negara
penyuumbang minyak terbesar diantara anggota opek lainnya. Arab Saudi
menghasilkan minyak sekitar sembilan juta barel per tahun, dan Iran yang
menghasilkan empat juta pertahun. Sedangkan negara-negara lain hanya sekitar
dua juta barel pertahun. Dahulu Indonesia sempat menjadi anggota opek, namun
karena sekarang Indonesia tidak mampu lagi untuk menghasilkan minyak dalam
jumlah besar maka inidonesia menyatakan keluar dari opek. Dan sekarang anggota
opek tinggal duabelas. Mereka adalah Arab Saudi, Irak, Iran, Equador, Kuwait,
Qatar, Aljazair, Bosnia, dan lain-lain.
Dua tujuan dibentuknya opek adalah untuk
menyamaratakan quota pengasil minyak agar terbentuk keseimbangan yang sesuai
diantara anggota opek, dan opek merupakan kartel penghasil energi yang mewadahi
energy minyak dunia.
B. Isi
Dahulu minyak adalah satu-satunya sumber
energi di dunia yang sangat dibutuhkan, karena itu Opek dibuat untuk menyamakan
perbandingan pendapatan minyak dunia agar minyak minyak yang dihasilkan oleh
anggota opek dapat berbandaing rata, dan kalaupun tidak berbanding rata dengan adanya
opek bisa menyetarakan agar perbandingaan dan perbedaan itu tidak terlalu jauh
selain itu opek di buat untuk mengumpulkan energi minyak agar minyak tidak
diatur lagi oleh negara negara penghasilnya,namun oleh opek yang telah meadahi
minyak-minyak tersebut, dan hanya opeklah yang bisa menentukan harga minyak.
Harga minyak yang saat itu melambung cukup
tinggi dan minyak termasuk salah satu primadona dipasar internasional, yang
sangat berpengaruh diranah ekonomi internasional. Oleh karena itu minyak
merupakan satu-satunya penuntu penetapan harga mata uang dunia, dan hingga saat
inipun minyak masih menjadi pandangan dalam menentukan harga-harha baik dipasar
modern, nasional maupun pasar internasional. Selain itu dahulu semua kebutuhan
menggunakan minyak bumi, mulai dari bensin untuk kendaraan, untuk memasak,
untuk lampu, dan untuk energi-energi lainnya.
Namun dengan berkembangnya teknologi, dan
kemajuan ilmu pengetahuan yang menemukan berbagai energi baru seperti energy
matahari, energy air, energy listrik, energy biogas dan lain-lain selain minyak
harga minyakpun perlahan lahan mengalami peturunan. Yang membuat energy baru
itu dapat menggantikan minyak karena energy tersebut lebih mudah untuk didapat
tidak seperti minyak yang membutuhkan waktu lama dari fosil-fosil yang harus
terkubur selama milyaran tahun lamanya untuk dapat menghasilkan minyak yang
baru. Selain itu energi-energi selain minyak mudah diperbaharui tidak perlu
menunggu lama seperti minyak.
C. kesimpulan
Seperti halnya dengan perputaran dunia yang
pagi berganti siang, siang berganti sore, sore ke malam dan malam kepagi lagi,
opekpun juga mengalami perputaran dari belum menjadi apa-apa, dari hanya ingin
menyetarakan quota pendapatan minyak,dan hanya untuk menjadi kartel energy
dunia, hingga ahirnya dapat menguasai perdagangan bahan menguasain ekonomi
internasional dan dapat menuntukan ketetapan dolar.
Namun dengan seiring berjalannya waktu, dunia
tidak selamanya diatas, begitu pula opek tidak selamanya jaya diranah
internasional. Seiring berjalannya waktu dan dengan adanya penemuan-penemuan
energy lain yang lebih menguntungkan maka posisi minyak perlahan-lahan
mengalami penurunan. Dan minyak pun sempat mengalami penurunan sedikit demi
sedikit hingga minyak tidak ada nilainya sama sekali.
Seperti yang saya bilang tadi tidak selamanya
bumi diatas atau dibawah, perlahan lahan opekun mengalami kemajuan lagi hingga
saat ini dan hingga kini opekpun kembali menjadi sudut panadang dalam
menentukan harga-hardi dipasaran, baik di pasar modern, nasional hingga psar
internasional.
Komentar
Posting Komentar